Aturan, hak, dan kewajiban di rumah, sekolah, dan masyarakat!
Kata kunci: aturan, hak, kewajiban.
Kamu pasti telah belajar tentang aturan di sekolah pada kelas tiga, bukan? Kamu harus tiba di sekolah sebelum bel berbunyi. Lalu, berbaris rapi, bersalaman dengan guru, dan mengantre saat masuk kelas. Kamu juga bertanggung jawab untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas pelajaran ketika di dalam kelas.
Nah, di kelas empat ini kita akan mempelajari lebih dalam tentang aturan, hak, dan kewajiban di rumah, sekolah, dan masyarakat.
Peraturan adalah ketentuan yang dibuat untuk mengatur perilaku atau perbuatan kita. Biasanya peraturan itu ada yang tertulis ataupun tidak tertulis. Pada umumnya, peraturan berlaku dalam suatu tempat atau lingkungan masyarakat.
Semua aturan tersebut harus dipatuhi. Kita tidak dapat memilih dalam melaksanakan suatu aturan. Jika aturan tidak dilaksanakan, akan sulit terwujud keteraturan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.
Sumber: Buku Pendidikan Pancasila Kelas IV, halaman 37โ43.
| Tempat | Contoh Aturan |
|---|---|
| Rumah | Meminta izin kepada orang tua ketika hendak keluar, meletakkan barang sesuai tempatnya, membersihkan ruang yang kotor, mematikan barang elektronik setelah digunakan. |
| Sekolah | Datang tepat waktu, mengenakan seragam rapi, mengerjakan tugas, sopan kepada guru, membuang sampah pada tempatnya. |
| Tempat Ibadah | Membersihkan anggota tubuh, rapi, melepas alas kaki di tempat yang disediakan, tertib mengikuti ibadah. |
| Jalan Raya | Berjalan di trotoar, menyeberang di zebra cross, memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas. |
| Tempat Wisata | Mengantre wahana, tidak bercanda saat bermain, tidak makan/minum di wahana, membuang sampah pada tempatnya. |
| Pasar/Toko | Membeli sesuai kebutuhan, menawar sewajarnya, membayar sesuai kesepakatan, tidak mencuri. |
Keluarga Dewi dikenal sebagai keluarga yang rukun dan tertib. Ayah Dewi selalu mengajarkan kepada anggota keluarga untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan keluarga dan masyarakat. Ayah selalu mengajarkan untuk menghormati dan menghargai antarsesama, bergaul baik dengan tetangga, dan sering membantu warga yang membutuhkan.
Suatu sore, Dewi bertanya kepada Ayah, "Mengapa kita harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku di masyarakat?"
Ayah menjawab, "Bukan hanya di masyarakat, tetapi dalam kehidupan di keluarga pun kita harus mematuhi aturan. Hal itu dikarenakan kita merupakan anggota keluarga dan bagian dari masyarakat. Aturan-aturan yang berlaku dibuat untuk ditaati oleh semua warganya. Maka, akan tercipta kehidupan yang aman, damai, dan tertib."
Ibu menambahkan, "Kita juga harus bertutur kata yang lembut ketika berbicara. Maka, kerukunan hidup akan selalu terjaga. Jangan lupa juga untuk senantiasa beribadah tepat pada waktunya."
Dewi pun memahami pentingnya aturan. Ayah kemudian pergi ke rumah Pak RT untuk memusyawarahkan rencana kerja bakti hari Minggu. Ibu menyuruh Dewi mengantarkan kue kepada Bu Reni dengan sopan: mengetuk pintu, mengucapkan salam, dan berbicara ramah.
Pesan: Aturan dibuat agar tercipta kehidupan yang aman, damai, dan tertib. Kita harus mematuhi aturan di mana pun berada, termasuk sopan santun saat bertamu.
Bagaimana kamu mengetahui peraturan di suatu tempat? Pada beberapa tempat atau wilayah, peraturan dibuat bersifat umum dan berlaku bagi semua orang. Biasanya dibuat oleh pemerintah pusat hingga daerah, termasuk tingkat desa.
Bagi yang melanggar aturan, ada sanksi atau hukumannya. Contoh: peraturan lalu lintas. Sanksinya bisa berupa teguran, hukuman kurungan, atau denda. Sanksi denda atau kurungan diputuskan setelah diproses di pengadilan.
Sumber: Buku Pendidikan Pancasila Kelas IV, halaman 44โ51.
Bel tanda masuk kelas berbunyi. Seluruh peserta didik kelas empat SD Negeri 1 Bineka segera berbaris di depan kelas. Laros selaku ketua kelas memimpin teman-temannya. Setelah barisan rapi, peserta didik bergiliran masuk kelas, menjabat dan mencium tangan Bu Ika. Mereka berdoa menurut agama masing-masing, lalu menyanyikan lagu wajib nasional.
Sebelum memulai pelajaran, Bu Ika memperhatikan seragam, sepatu, dan rambut peserta didiknya. Ia melihat Made yang rambutnya panjang. Bu Ika berbisik, "Made, rambutmu lebih baik dirapikan agar sesuai tata tertib sekolah." Made mengangguk dan berjanji merapikannya sepulang sekolah.
Tak lama kemudian, Dani datang terlambat dan memakai seragam berbeda. Dani menjelaskan bahwa ia bangun kesiangan karena kehujanan kemarin, bajunya kotor, dan belum kering. Ia terpaksa memakai baju bebas.
Bu Ika menjelaskan kepada seluruh peserta didik:
Pelajaran penting: Jika ada yang melanggar aturan, jangan langsung memberi sanksi โ telusuri dulu penyebabnya agar kejadian serupa tidak terulang.
Buatlah poster sederhana (menggambar manual atau aplikasi) tentang aturan kebersihan di lingkungan sekolah atau tempat tinggalmu! Pasang poster di tempat terbuka yang dilalui orang. Isi poster bisa berupa imbauan memilah sampah atau buanglah sampah pada tempatnya.
Hak adalah segala sesuatu yang harus diterima atau dimiliki. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dikerjakan. Hak dan kewajiban saling berhubungan satu sama lain โ keduanya memiliki hubungan sebab akibat dan harus dilaksanakan dengan seimbang.
Sumber: Buku Pendidikan Pancasila Kelas IV, halaman 52โ57.
| Tempat | Hak | Kewajiban |
|---|---|---|
| Di rumah | Mendapatkan kasih sayang dan perlindungan orang tua; mendapat tempat tinggal dan pakaian. | Membantu orang tua; membersihkan rumah; membereskan mainan. |
| Di sekolah | Mendapatkan pelajaran; bertanya kepada guru; memakai seragam yang ditentukan. | Datang tidak terlambat; mengerjakan tugas; sopan kepada guru. |
| Di masyarakat | Menyampaikan pendapat; berkumpul dan berorganisasi; mendapat sistem keamanan lingkungan. | Kerja bakti membersihkan lingkungan; menjaga kerukunan; menaati aturan RT/RW. |
Made, Dani, Laros, Dewi, dan Hemalia berangkat bersama ke sekolah pada hari Senin. Mereka bersahabat sejak kecil. Hari ini mereka terburu-buru karena harus mengikuti upacara bendera. Mereka memakai topi, dasi, sepatu hitam, dan kaus kaki putih.
Setiap peserta didik memahami kewajibannya mengikuti upacara bendera sebagai wujud cinta tanah air dan menghormati para pahlawan. Saat upacara, mereka tidak mengobrol dan mengikuti semua tahapan: menghormati bendera, menyanyikan Indonesia Raya, membaca Pancasila, menyimak amanat pembina, dan menyanyikan lagu wajib nasional.
Selesai upacara, mereka masuk kelas dan bersiap belajar. Sekolah mereka bersih dan rapi karena setiap bulan warga sekolah mengikuti kerja bakti. Mereka juga mengerjakan piket setiap hari sehingga kelas nyaman.
Saat belajar, jika ada pelajaran yang belum dipahami, mereka bertanya kepada Bu Ika. Mereka tidak malu bertanya karena setiap peserta didik berhak memperoleh pendidikan dari gurunya. Bu Ika menjawab dengan senang hati dan bangga memiliki peserta didik yang mandiri dan bernalar kritis.
Lakukan sosiodrama dengan tema musyawarah tentang aturan pengelolaan sampah di lingkungan sekitar. Peran:
Setelah bermain peran, catat kesimpulan tentang proses musyawarah, hak dan kewajiban saat bermusyawarah (menyatakan pendapat/usulan/pertanyaan), dan penerapan aturan di lingkungan masyarakat (hasil musyawarah).
Tiga permainan singkat untuk menguatkan pemahamanmu tentang aturan, hak, dan kewajiban.
Klik kartu di bawah, lalu klik keranjang yang sesuai. Benar = +10 poin.
Balik dua kartu. Cocokkan aturan dengan manfaatnya!
Capai skor 80+ di Game 1, selesaikan semua kartu di Game 2, dan selesaikan 6 pasangan di Game 3 dengan percobaan < 15 kali. Laporkan hasilmu ke guru!
Video animasi singkat tentang aturan, hak, dan kewajiban. Aktifkan suara untuk narasi otomatis.
Video tambahan untuk memperdalam materi. Tombol membuka YouTube di tab baru.
๐ Baca pernyataan dengan cermat. Tentukan apakah pernyataan itu BENAR atau SALAH berdasarkan konsep hak dan kewajiban!
Sebutkan 3 aturan yang berlaku di rumahmu dan manfaatnya.
Sebutkan 3 aturan di sekolah dan akibat jika dilanggar.
Tuliskan 3 hak dan 3 kewajibanmu sebagai siswa.
Tuliskan pengalamanmu mengikuti musyawarah dan hasilnya.
๐ก Hasil LKPD akan otomatis terkirim ke guru dan tersimpan di database sekolah.
20 soal pilihan ganda Bab 2. Nilai otomatis tersimpan ke nilai tugas (rapor).
Jawab dengan jujur. Tidak ada jawaban salah di sini!
Hasil refleksi otomatis tersimpan di catatan harian siswa (kategori Akademik, berawalan [Refleksi Aku Anak yang Disiplin]). Guru dapat melihat dan menghapusnya di tab ๐ Rekap Guru.
Menampilkan data siswa Kelas 4: nilai tugas, refleksi, dan LKPD Bab 2. Data dapat dihapus dengan kode guru.